One Piece: The Cursed Holy Sword

Toei Animation

Optional 6.90 95 min 2004

One Piece: Pedang Suci Terkutuklah membawa Topi Jerami ke sebuah pulau terpencil di mana mereka menemukan pedang legendaris — Pedang Bintang Tujuh — yang konon memberikan penggunanya kekuatan luar biasa dengan harga yang sangat mahal. Elemen film yang paling menonjol adalah fokusnya pada Zoro, yang bersatu kembali dengan teman masa kecilnya, Saga, yang kini dirusak oleh kekuatan pedang dan memimpin pasukan melawan penduduk pulau itu. Hubungan Zoro-Saga memberi film ini inti emosional yang melampaui format film penjahat biasa, memaksa Zoro untuk memilih antara kesetiaan kepada krunya dan hutang masa lalu mereka bersama.

Dirilis pada tahun 2004, The Cursed Holy Sword sering disebut-sebut sebagai salah satu film awal One Piece yang paling mempolarisasi. Di satu sisi, ini memberikan cerita yang paling berfokus pada karakter Zoro di jajaran teater hingga saat itu; di sisi lain, tempo dan tingkat kekuatan penjahat film tersebut terasa tidak konsisten dengan serial utamanya. Kemampuan yang diberikan pedang Saga menciptakan skenario di mana Zoro terlibat dalam pertempuran yang menurut banyak penggemar secara naratif tidak memuaskan mengingat keahliannya yang sudah mapan. Secara keseluruhan non-kanonik, film ini layak ditonton bagi penggemar Zoro yang berdedikasi meskipun memiliki kelemahan struktural.

Related Series

Frequently Asked Questions

When was The Cursed Holy Sword released?

Released March 6, 2004 in Japan — the fifth One Piece theatrical film.

Is The Cursed Holy Sword related to the manga?

No — it is entirely non-canon. Saga and the Seven Star Sword do not exist in Eiichiro Oda's manga.

What do fans think of The Cursed Holy Sword?

Mixed reception — Zoro fans appreciate the character focus, but many find the villain inconsistent and the story weaker than Dead End Adventure. One of the more divisive pre-Strong World films.