Naruto Shippuden: The Movie: The Lost Tower
Pierrot
Naruto Shippuden: The Movie: The Lost Tower mengirim Naruto 20 tahun ke masa lalu setelah mengejar pengguna boneka jahat bernama Mukade ke dalam anomali ruang-waktu yang diciptakan oleh Ryumyaku — aliran chakra kuno yang mengalir di bawah kota hantu Loran. Di masa lalu, Naruto bertemu dengan Minato Namikaze muda — ayahnya, yang masih menjadi agen lapangan dan bukan Hokage — dan harus bekerja dengannya untuk menghentikan Mukade sebelum campur tangan bajingan itu mengubah sejarah. Interaksi ayah-anak, yang terjadi sebelum Minato mengetahui keberadaan Naruto dan sebelum Naruto sepenuhnya memahami pentingnya warisannya, memberikan inti emosional pada film tersebut.
Premis perjalanan waktu menciptakan tantangan struktural yang tidak biasa: film tidak dapat mengubah sejarah secara berarti, sehingga ketegangan naratif harus datang dari penemuan emosional dan bukan konsekuensi dramatis. Bagi penggemar yang sangat tertarik dengan hubungan Minato-Naruto — hubungan yang sebagian besar dieksplorasi melalui kilas balik dan adegan singkat di serial utama — Menara Hilang memberikan kesempatan langka untuk melihat mereka berinteraksi dalam konteks yang lebih luas. Non-kanonik dan dirilis pada tahun 2010, film ini paling baik dinikmati oleh pemirsa yang setidaknya telah mencapai arc Pain Shippuden, di mana signifikansi Minato sepenuhnya ditetapkan.
Related Series
Frequently Asked Questions
When was The Lost Tower released?
Released July 31, 2010 in Japan — the fourth Naruto Shippuden theatrical film.
Does Naruto's father Minato appear in The Lost Tower?
Yes — a young Minato Namikaze is a central character, making this the film with the most extended Minato content in the theatrical lineup.
Is The Lost Tower related to the manga?
No — the Ryumyaku, Mukade, and the time-travel events are entirely non-canonical.