InuYasha the Movie 4: Fire on the Mystic Island
Sunrise
InuYasha the Movie 4: Fire on the Mystic Island mengakhiri serial teatrikal InuYasha dengan alur cerita yang berpusat di Pulau Horai — sebuah tanah tersembunyi yang muncul hanya sekali setiap lima puluh tahun dan dihuni oleh anak-anak dengan batu empat jiwa, terperangkap melayani entitas kuat yang dikenal sebagai Shitōshin (Empat Dewa Perang). InuYasha memiliki hubungan pribadi dengan pulau itu dari masa lalunya, dan ketika pulau itu muncul kembali, dia harus menghadapi Dewa Perang dan sejarahnya sendiri di sana. Film ini menampilkan salah satu peran Sesshomaru yang paling menonjol dalam serial teater di luar film yang berfokus pada saudara kandungnya.
Api di Pulau Mistik umumnya dianggap yang terlemah dari empat film InuYasha, dengan kelompok penjahat (Shitōshin) yang tidak memiliki kedalaman Kaguya atau signifikansi pengetahuan Sō'unga. Premis anak-anak dalam bahaya sudah familiar secara emosional, dan resolusinya terasa agak terburu-buru dalam durasi film yang berdurasi 87 menit. Namun, kualitas animasinya kuat dan rangkaian aksinya dieksekusi dengan baik. Bagi penggemar yang ingin melengkapi pengalaman teatrikal InuYasha secara utuh, ini memberikan kesimpulan yang masuk akal, jika tidak spektakuler, untuk serial ini. Seluruhnya non-kanonik, dan tidak berdampak pada alur cerita utama.
Related Series
Frequently Asked Questions
When was Fire on the Mystic Island released?
Released December 22, 2004 in Japan — the fourth and final InuYasha theatrical film.
Is Fire on the Mystic Island related to the manga?
No — it is entirely non-canonical. Horai Island and the Shitōshin do not exist in Rumiko Takahashi's manga.
What do fans think of Fire on the Mystic Island?
Generally considered the weakest of the four InuYasha films. The villain group lacks depth. Recommended only for those completing the full theatrical series.