InuYasha the Movie 2: The Castle Beyond the Looking Glass
Sunrise
InuYasha the Movie 2: The Castle Beyond the Looking Glass terjadi tak lama setelah dugaan kekalahan Naraku, dengan pecahan iblis tersebar dan pencarian kelompok tampaknya selesai. Namun ancaman baru muncul: Kaguya, Putri Bulan legendaris dari kisah Pemotong Bambu, yang berupaya membekukan waktu dalam momen kesempurnaan abadi. Kaguya membutuhkan refleksi wujud asli Naraku dari cermin ajaib untuk menyelesaikan rencananya, dan ketika Naraku terbukti sangat hidup dan mengejar agendanya sendiri yang melibatkan kekuatan Kaguya, InuYasha dan teman-temannya mendapati diri mereka terjebak di antara dua makhluk kuno yang sangat kuat.
Castle Beyond the Looking Glass dianggap sebagai puncak serial teater InuYasha oleh banyak penggemar. Alur cerita Kaguya mengacu pada salah satu kisah klasik paling terkenal di Jepang, memberikan kedalaman budaya film ini melebihi tokoh antagonis anime pada umumnya. Peran Kagome sangat penting dalam resolusi dengan cara yang bermakna, dan film ini menghadirkan animasi paling spektakuler dalam serialnya. Ketegangan yang diciptakan oleh kelangsungan hidup Naraku — melawan premis akhir Naraku — juga mengejutkan pemirsa yang mengharapkan resolusi yang bersih. Non-kanonik tetapi sangat direkomendasikan untuk penggemar InuYasha, terutama mereka yang menikmati dimensi romantis dan spiritual dari serial utamanya.
Related Series
Frequently Asked Questions
When was The Castle Beyond the Looking Glass released?
Released December 21, 2002 in Japan — the second InuYasha theatrical film.
Is this film related to Japanese mythology?
Yes — Kaguya is based on the legendary moon princess from "The Tale of the Bamboo Cutter," one of Japan's oldest stories. The film draws on this mythology significantly.
What do fans think of The Castle Beyond the Looking Glass?
Considered the best InuYasha film. The mythology-based villain, strong animation, and meaningful Kagome role make it a fan highlight.