Dragon Ball Z: The World's Strongest

Toei Animation

Optional 7.11 60 min 1990

Dragon Ball Z: Yang Terkuat di Dunia adalah film teater DBZ kedua, dirilis pada Maret 1990. Dr. Kochin menggunakan Dragon Balls untuk membebaskan gurunya Dr. Wheelo — seorang ilmuwan brilian yang otaknya disimpan dalam tubuh mekanis — dari gletser tempat dia terjebak. Dr Wheelo berusaha untuk mentransfer kesadarannya ke dalam tubuh "manusia terkuat di dunia", awalnya percaya bahwa itu adalah Master Roshi sebelum mengalihkan pandangannya ke Goku. Film ini memperkenalkan konsep Bio-Warriors — petarung kuat yang ditingkatkan secara mekanis — dan memberi Piccolo dan Gohan peran tempur yang lebih luas di samping pertarungan utama Goku.

Yang Terkuat di Dunia terkenal sebagai salah satu dari sedikit film DBZ yang menampilkan Master Roshi sebagai elemen plot penting, memberikan koneksi nostalgia ke seri Dragon Ball asli. Latar belakang tragis Dr. Wheelo — seorang pria dengan kecerdasan hebat yang direduksi menjadi mesin yang tidak akan pernah bisa lagi menyentuh dunia secara langsung — memberikan film ini sebuah kesedihan yang tidak biasa bagi para pemain teater. Non-kanonik tetapi dibangun dengan kompeten, ini merupakan salah satu entri teater DBZ awal yang lebih baik. Desain penjahat bio-mekanis akan mempengaruhi citra Dragon Ball di kemudian hari dan mencerminkan keterlibatan awal waralaba dengan fiksi ilmiah sebagai pelengkap fantasi seni bela diri.

Related Series

Frequently Asked Questions

When was The World's Strongest released?

Released March 10, 1990 in Japan — the second Dragon Ball Z theatrical film.

Is The World's Strongest canon?

No — it is non-canonical. Dr. Wheelo and the Bio-Warriors do not exist in the main manga.

What makes The World's Strongest notable?

It is one of the few DBZ films to feature Master Roshi prominently, and Dr. Wheelo's bio-mechanical design was ahead of its time. A solid early entry in the theatrical lineup.