Dragon Ball Z: Lord Slug
Toei Animation
Dragon Ball Z: Lord Slug adalah film teater DBZ keempat, memperkenalkan Slug — seorang Namekian kuno yang termasuk dalam kelas "Super Namekian" terlarang, diberkahi dengan kekuatan yang jauh melebihi Namek biasa. Siput tiba di Bumi untuk menguras sumber dayanya dan membekukan planet ini dengan dingin, mengungkapkan dirinya sebagai kebalikan dari Piccolo dalam hal menjadi apa seorang Namekian. Peran Piccolo dalam film ini penting karena adanya kontras yang tersirat ini — film ini secara langsung berhubungan dengan gagasan bahwa orang Namek dapat berkembang ke arah yang sangat berbeda berdasarkan nilai-nilai mereka.
Lord Slug umumnya dianggap sebagai salah satu entri terlemah dalam jajaran teater DBZ, terutama karena Slug sendiri, meskipun memiliki latar belakang yang menarik sebagai Super Namekian, diberi waktu layar terbatas untuk berkembang sebagai karakter sebelum pertempuran klimaks yang tak terhindarkan. Pembekuan bumi yang dingin menciptakan latar belakang lingkungan yang berbeda secara visual, dan kemunculan singkat wujud Super Saiyan oleh Goku — yang disajikan secara ambigu dalam film tersebut — menimbulkan perdebatan penggemar tentang implikasi kanoniknya. Non-kanonik dan relatif singkat yaitu 51 menit, Lord Slug direkomendasikan terutama bagi para penyempurna dan mereka yang tertarik dengan pengetahuan Namekian.
Related Series
Frequently Asked Questions
When was Lord Slug released?
Released March 9, 1991 in Japan — the fourth Dragon Ball Z theatrical film.
Is Lord Slug canon?
No — he is non-canonical. The concept of "Super Namekian" in the film is not the same as the canonical Great Namekian form from the manga.
What do fans think of Lord Slug?
Generally considered one of the weaker DBZ films. The Super Namekian concept is interesting but underdeveloped. Mainly for completionists.